Sosok Kaya Raya Roman Abramovich Mengawali Hidupnya Sebagai Orang Miskin

Di dunia sepak bola internasional, sosok pria bernama Roman Abramovich memang mendapatkan posisi yang begitu penting. Sebagai pemilik dari Liga Utama Inggris Cheslea FC, pria yang dilaporkan Forbes sebagai orang terkaya …

Belanja di Website Ranch Market

Siapa yang tidak kenal dengan Ranch Market, Supermarket yang menyediakan berbagai macam kebutuhan pokok berkualitas tinggi. Cocok untuk anda yang selalu memprioritaskan kualitas produk demi memberikan yang terbaik untuk kebutuhan keluarga …

Cara Buat Pelanggan Senang Belanja Di Whatsapp

Cara Buat Pelanggan Senang Belanja Di Whatsapp – Penjualan online semakin meningkat pada marketplace seperti tokopedia dan juga shopee, namun banyak juga yang menggunakan sosial media untuk pemasaran dan kemudian mengalihkannya …

39

Di dunia sepak bola internasional, sosok pria bernama Roman Abramovich memang mendapatkan posisi yang begitu penting.

Sebagai pemilik dari Liga Utama Inggris Cheslea FC, pria yang dilaporkan Forbes sebagai orang terkaya di Israel dan ke-113 di dunia ini senantiasa tampil glamor, lengkap dengan koleksi superyacht, mobil mewah, pesawat pribadi, dan rumah mewah yang ia bangun di seluruh dunia.

The Wall Street Journal pernah menjuluki koleksi global barang-barang mewah milik Roman Abramovich tersebut dengan sebutan “Kekaisaran Romawi”.

Namun, kekayaan dan kesenangan yang selalu ia dapatkan tersebut tidak datang semenjak ia dilahirkan. Faktanya, pria dengan nama lengkap Roman Arkadyevich Abramovich ini lahir pada tahun 1966 dari keluarga Yahudi miskin di Uni Soviet.

Kemalangan demi kemalangan ia dapatkan semenjak usia belia. Misalnya, Abramovich harus kehilangan ibunya bahkan sebelum ia menginjak genap usia satu tahun. Kemudian menyusul ayahnya yang meninggal sebelum ulang tahunnya yang ketiga akibat terbunuh secara tak sengaja di sebuah lokasi konstruksi tempat dimana ia bekerja.

Sebagai seorang anak yang tak memiliki saudara, Abramovich tumbuh sebagai yaitu piatu semenjak usia 2 tahun. Untungnya, ia masih memiliki seorang paman dan dibesarkan di Ukhta, sebuah kota yang terkenal dengan ladang minyak dan tambang tempat para tahanan politik bekerja dengan suhu rata-rata di bawah 0°C.

Saat menginjak usia 7 tahun, Abramovich kemudian dikirim ke Moskow dan tinggal bersama neneknya, dengan harapan mendapatkan pendidikan yang lebih layak dan menemukan cara hidup yang jauh lebih baik.

Tentu saja, cerita yang penuh kepiluannya tersebut patut kita jadikan sebagai inspirasi. Soalnya, selang beberapa tahun kemudian, nasib hidupnya berubah 180 derajat, dari orang yang miskin menjadi salah satu terkaya di dunia.

Bayangkan saja, untuk keamanan pribadinya saja ia menggelontorkan dana hingga 1,2 juta Poundsterling setahun, atau setara dengan 23 milyar rupiah. Ini karena Abramovich memiliki banyak sekali musuh.

Konon katanya, pengusaha kaya raya ini terhubung secara politik dengan Rusia dan memiliki hubungan pribadi dengan presiden Vladimir Putin, yang mana ia bantu selama pencalonan perdana menteri pada tahun 1999 yang lalu.

Author

seonpbn@gmail.com