Main HP Seharian Bisa Mengakibatkan Obesitas
Main HP Seharian Bisa Mengakibatkan Obesitas

Main HP Seharian Bisa Mengakibatkan Obesitas

Gaya hidup sedentari (sering duduk atau rebahan tanpa banyak bergerak) semakin merajalela di berbagai macam tempat, termasuk di Indonesia. Perubahan zaman ini sebagian besar diakibatkan oleh teknologi modern dan hobi berbasis handphone seperti main game online.

Sayangnya, hal tersebut malah bisa membawa banyak sekali penyakit dan menaikan berat badan. Bahkan menurut www.willoughbybrewing.com menyebutkan bahwa kebiasaan ini bisa mengarah pada obesitas.

Unicef sendiri menyebutkan bahwa angka obesitas di Indonesia semakin bertambah dari tahun ke tahun, yang mana menjadi hal aneh bagi suku Asia.

Lantas, seperti apa sih tingkat bahaya obesitas tersebut terhadap tubuh kita?

Menurut berbagai macam sumber dan penelitian menyebutkan bahwa selain dapat merusak penampilan dan mengurangi rasa percaya diri, kegemukan berlebih atau obesitas ini telah dikaitkan dengan berbagai macam penyakit hingga kematian di seluruh dunia.

Beberapa penyakit berat yang terlibat di dalamnya bisa berupa diabetes tipe-2, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, arthritis, apnea tidur, stroke, dan kanker.

Obesitas sendiri berarti memiliki jumlah lemak di tubuh yang tidak sehat dan terakumulasi akibat tidak terbakar oleh proses metabolisme tubuh. Sementara pembakaran lemak dan metabolisme tersebut sebagian besar terjadi akibat aktivitas fisik sehari-hari.

Jadi tak heran buat kamu yang sering selonjoran atau rebahan seharian namun doyan makan bisa membuat lemak tersebut tetap disimpan dalam tubuh dan menyebabkan penyakit.

Untungnya, sekalipun menjadi masalah serius dan mengancam nyawa, obesitas masih bisa kita obati secara alami dengan gaya hidup yang sehat.

Beberapa tipsnya adalah sebagai berikut:

  • Mengurangi asupan lemak jenuh (lemak jahat) dan meningkatkan lemak tak jenuh (lemak baik) di saat yang bersamaan.
  • Mengurangi asupan makanan olahan dan manis (gula).
  • Makan lebih banyak sayuran dan buah-buahan.
  • Pilih karbohidrat sehat seperti serat utuh.
  • Fokus pada makanan berindeks glikemik rendah seperti nasi merah.
  • Mulai rajin berolahraga setidaknya 30 menit per hari, 5 hari per minggu.

Sayangnya banyak orang yang salah kaprah dengan berpikir bahwa untuk dapat mengurangi berat badan, maka kita harus diet alias tidak makan seharian penuh.

Padahal, diet sendiri memiliki arti Pola Makan, yang mana baik porsi dan menunya ditata dengan baik sesuai kebutuhan.

Sebaliknya, tidak makan seharian malah akan memperparah keadaan tubuh kamu baik secara fisik maupun mental.