Fungsi Selimut Api
Fungsi Selimut Api

Fungsi Selimut Api

Ketika api berkobar dan menyulut barang rumah kita, maka cenderung sulit untuk dimatikan hanya dengan menggunakan air saja.

Sebaliknya, api bisa padam hanya dalam beberapa detik secara lebih efektif dengan menggunakan selimut api.

Alat keamanan ini sudah dianggap sebagai salah satu bagian dari peralatan rumah tangga yang disarankan untuk digunakan di berbagai macam area rumahan, terutama di apartemen, dapur komersial, dan tempat-tempat ramai seperti asrama siswa.

Ketika api masih dalam proses tumbuh, maka selimut api ini akan sangat efektif mematikannya dengan cara memutus rantai oksigen. Alhasil, api pun dapat padam sebelum menjalar ke barang lain.

Dikarenakan popularitasnya yang semakin menanjak, fire blanket manufacturer juga akhirnya mencoba berinovasi untuk membuat varian yang mudah dibawa dan digunakan oleh setiap orang.

Tak heran jika misalnya kamu bisa menemukan ukuran kecil layaknya selimut kasur atau handuk biasa.

Fungsi Utama Dari Fire Blanket

Fungsi utama dari selimut api adalah untuk memadamkan kobaran api sebelum menyentuh barang lain.

Tapi jarang orang tahu bahwa alat keamanan ini pun sangatlah efektif jika kamu gunakan untuk diri sendiri atau orang lain yang tengah terbakar api.

Karena mudah digunakan, tingkat keefektifannya dalam menyelamatkan nyawa seseorang begitu tinggi! Berbeda dengan alat pemadam api lainnya yang membutuhkan tekhnik atau cara khusus saat mengoperasikannya.

Kita juga bisa terhindar dari luka bakar yang menyiksa saat dihadapkan dengan situasi yang teramat sangat berbahaya.

Hati-Hati Terhadap Minyak

Bagi orang Indonesia, selimut api bisa-bisa saja digunakan ketika adanya kebakaran akibat minyak hasil memasak.

Akan tetapi dilema muncul ketika Otoritas Keamanan Produk Makanan dan Konsumen Belanda mengeluarkan pernyataan bahwa selimut api tidak boleh digunakan untuk memadamkan api hasil dari minyak penggorengan.

Pernyataan ini tentu dibuat berdasarkan penyelidikan antara tahun 2013 hingga 2014, yang mana menunjukkan bahwa dari 22 selimut api yang diuji, 16 diantaranya terbakar saat diaplikasikan pada minyak penggorengan.

Tak berhenti sampai di sana! Malah 6 diantaranya membuat api kembali menyala saat selimut dilepaskan setelah didiamkan selama 17 menit.

Penyelidikan ini memberikan tantangan tersendiri bagi produsen fire blanket demi menciptakan produk lebih canggih di masa mendatang.